Cabang-cabang iman
Nabi Saw Bersabda :
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه
وسلم- « الإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً
فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الأَذَى
عَنِ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الإِيمَانِ ».[1]
Dari Abi hurairah r.a. ia berkata. Rasulullah
Shallallaahu 'alaihi wa Salam bersabda, "Iman itu tujuh puluh atau enam puluh cabang. Cabang yang paling utama
adalah ucapan, 'Laa ilaaha illallah' dan cabang yang paling rendah yaitu
menyingkirkan kotoran dari jalan". (HR. Muslim)