Band Wali dalam salah satu bait sya’ir lagunya
mengingatkan kita, bahwa do’a untuk selamat dunia akhirat, bahagia dunia
akhirat adalah “Rabbana atina Fi al dunnya hasanah wafil akhirati hasanah wa
qinaa ‘adza bannar...”tentu bukan hanya sekedar berdo’a saja, tapi dengan niat
yang lurus serta ikhtiar yang terus menerus.
Kita juga sering mendengar dari ceramah Pak
Ustadz di mushalla atau di masjid, yaitu salah satu tujuan hidup kita adalah meraih
bahagia dunia dan akhirat. Menurut Kang Jalal. Bahagia dan Derita adalah sebuah
pilihan. Karena pilihan, maka kita wajib memilih kebahagian dan haram
memilih penderitaan.
Kehidupan macam apa yang di “masak”
dengan resep agama? Kehidupan yang bahagia ?
Bukankah semua ajaran agama dimaksudkan untuk membawa manusia kepada
kehidupan yang bahagia dan menghilangkan penderitaan umat manusia?